Ketum SPI Dukung Langkah Konsolidasi BUMN yang Didorong Dony Oskaria

MAJALAHREFORMASI.com – Ketua Umum SPI (Sinergi Profesional Indonesia), Aidil Fitri, menyampaikan dukungannya terhadap langkah konsolidasi dan pembenahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang saat ini tengah didorong Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria.

Menurut Aidil yang juga berasal dari PT Angkasa Pura Suport, upaya restrukturisasi dan penguatan sinergi antar-BUMN merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, serta menciptakan tata kelola perusahaan negara yang lebih terintegrasi.

“Pendekatan konsolidasi yang dilakukan saat ini menunjukkan adanya upaya untuk membangun ekosistem BUMN yang lebih efektif dan saling terhubung, sehingga perusahaan negara dapat bergerak dengan arah yang lebih terkoordinasi,” ujar Aidil dalam wawancaranya, Jumat (29/5/2026).

Ia menilai selama ini masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan BUMN, termasuk tumpang tindih bisnis dan tingginya beban operasional di beberapa sektor. Karena itu, langkah transformasi yang mencakup restrukturisasi, integrasi operasional, hingga penguatan holding dinilai penting untuk memperbaiki kinerja perusahaan negara secara berkelanjutan.

Dony Oskaria sendiri diketahui aktif mendorong agenda transformasi BUMN melalui berbagai program efisiensi dan penguatan sinergi antarperusahaan pelat merah. Sejumlah sektor strategis seperti logistik, infrastruktur, karya, dan aviasi disebut menjadi bagian dari fokus pembenahan yang tengah dijalankan pemerintah.

Aidil menilai kebijakan tersebut perlu didukung dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang negara. Menurutnya, transformasi BUMN tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis, tetapi juga bagaimana aset negara dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“BUMN memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi nasional. Karena itu, penguatan efisiensi dan sinergi harus berjalan beriringan dengan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas,” katanya.

Ia berharap proses reformasi dan konsolidasi BUMN dapat berjalan konsisten sehingga perusahaan negara semakin sehat, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global di masa mendatang.(*)

News Feed