Bornstar Indonesia Hidupkan Suasana Shanghai Mooncake Festival di Old Shanghai Sedayu City

MAJALAHREFORMASI.com – Malam akhir pekan di Old Shanghai, Sedayu City, terasa berbeda. Langit cerah menaungi kawasan wisata bernuansa oriental itu, sementara ratusan pengunjung larut dalam keceriaan Shanghai Mooncake Festival yang digelar oleh Bornstar Indonesia.

Gelaran ini menjadi magnet tersendiri. Nuansa hangat semakin tercipta berkat deretan penampilan dari para siswa Bornstar Indonesia, mulai dari tarian energik, lantunan vokal merdu, hingga peragaan busana karya desainer ternama Dimas Mahendra.

Setiap atraksi disambut dengan tepuk tangan meriah. Tarian dengan sentuhan oriental berhasil membuka acara dengan penuh semangat. Sementara itu, penampilan vokal para siswa menghadirkan suasana yang intim, membuat pengunjung seakan diajak ikut bernyanyi bersama.

Tak kalah menariknya peragaan busana rancangan Dimas Mahendra menghadirkan kombinasi elegan dan modern, menambah kesan megah festival yang identik dengan perayaan kebersamaan.

Sementara itu, Sabrina Irene, owner Bornstar Indonesia, yang turut hadir langsung dalam acara,  menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan yang diberikan Sedayu City untuk menampilkan murid-murid berbakat Bornstar Korea dan Indonesia.

Menurutnya, penampilan kali ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga perwujudan konsep dunia entertainment yang sedang ia kembangkan di Indonesia. “Kami ingin setiap siswa Bornstar tumbuh sebagai anak-anak multitalenta. Dalam satu waktu, mereka bisa bernyanyi, menari, menjadi model profesional, bahkan mempresentasikan karya desainer ternama seperti Dimas Mahendra,” ungkap Sabrina.

Ia menambahkan, anak-anak tidak hanya diajarkan untuk tampil di atas panggung, tetapi juga dilatih public speaking dan personal branding. “Dengan begitu, mereka mampu menjadi pembawa acara, host, bahkan pembicara di berbagai forum,” jelasnya.

Menariknya, seluruh rangkaian acara malam itu dibawakan oleh para remaja dan anak-anak Bornstar sendiri, tanpa didampingi pembawa acara profesional. Meski sempat menjadi trial and error, acara tetap berjalan lancar dari awal hingga akhir. “Dari kacamata profesional, hal ini nyaris tidak mungkin, tetapi mereka membuktikan mampu memberikan yang terbaik,” tutur Sabrina dengan bangga.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bornstar Indonesia–Korea, sebagai training center dunia hiburan dengan cabang di delapan negara, memiliki visi untuk menghadirkan pendidikan entertainment berkelas dunia di Indonesia. “Harapan saya, konsep yang kami bangun ini bisa semakin dikenal luas, sehingga anak-anak Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang secara multitalenta,” pungkasnya. (*)