Oleh: Dra. Alida Handau Lampe Guyer, M.Si
MAJALAHREFORMASI.com – Minggu malam, tanggal 29 Juni 2025, saya merasa ada yang tidak BERES: ujung lidah dan kaki KEBAS, kepala terasa sedikit berat, hilang keseimbangan, dan pernapasan mulai terganggu.
Untung suster dan suaminya, sang DRIVER, belum TIDUR. Hanya sempat berganti baju, kami langsung bergegas ke RS Advent. Kecepatan dan keputusan terbaik inilah yang menyelamatkan HIDUP saya. Ternyata saya terkena STROKE ulang. Beruntung, saya cepat mendapat penanganan di masa GOLDEN HOUR.Saya angkat TOPI dan sangat berterima kasih kepada IGD RS Advent atas PELAYANAN yang CEPAT dan penanganan yang TEPAT.Terus terang, ini adalah pertama kalinya saya BEROBAT menggunakan BPJS.
Awalnya saya agak kuatir karena sering mendengar BERITA MIRING tentang layanan BPJS.Namun ternyata, saya justru mendapat pelayanan yang PRIMA.
Pertama, dilakukan tindakan CEPAT untuk mengendalikan tekanan darah tinggi melalui obat dan infus. Sampel darah diambil dua tabung kecil dan langsung dikirim ke laboratorium.
Selanjutnya, saya dipasangi peralatan untuk tes jantung dari kaki dan dada, pengecekan tekanan darah dilakukan dari menit ke menit, lalu dilanjutkan pemeriksaan X-RAY dan CT SCAN.
Penanganan yang CEPAT dan TEPAT berhasil menurunkan tekanan darah saya ke titik NORMAL.Semua prosedur penanganan pasien gawat darurat dengan peralatan CANGGIH dan MAHAL dilalui dengan lancar, cepat, dan baik.
Selesai dilakukan menjelang tengah malam.Kemudian, tanpa proses administrasi yang RIBET, ruangan perawatan langsung TERSEDIA: satu ruangan diisi dua pasien, dengan ruang yang cukup lapang dan perabotan sederhana untuk keluarga penjaga pasien.
Sekali lagi, saya sangat terkesan dengan pelayanan para SUSTER dan PERAWAT yang begitu penuh perhatian, ramah, dan penuh KASIH SAYANG — terutama suster Florence dan staf pelayanan di Bougenville I.
Hasil tes darah dari laboratorium malam itu juga selesai dan dikirim via WA ke HP pasien, terdiri dari empat laporan lengkap. Di kamar, perawat rutin memeriksa tekanan darah, memberikan obat melalui infus, serta obat dan vitamin yang harus diminum.
Mereka juga rutin menanyakan kondisi dan memastikan semua kebutuhan pasien terpenuhi dengan baik.Padahal saya tidak berharap banyak, karena BEROBAT pakai BPJS.Keesokan harinya, sampel darah kembali diambil satu tabung KECIL setelah saya berpuasa semalaman (hanya boleh minum air putih). Hasilnya pun kembali dikirim via WA hanya dalam beberapa jam.
Setelah dirawat selama tiga hari tiga malam, hari ini, tanggal 2 Juli 2025, saya dinyatakan SEMBUH dan SEHAT serta diperbolehkan CHECK OUT.
Sore menjelang malam saya baru TIBA kembali di rumah.Sedikit masukan, namun sangat PENTING demi PERBAIKAN pelayanan bagi RS Advent:Proses check out berlangsung terlalu lama dan bertele-tele.Pasien yang hendak pulang secara psikologis tentu ingin segera bertemu keluarga dan merasakan kehangatan rumah.
Kejengkelan akibat menunggu terlalu LAMA bisa saja memicu SAKIT kambuh kembali. Apalagi bagi pasien STROKE seperti saya, kenyamanan itu sangat penting.
Meski cukup tidak nyaman, hal itu tidak mengurangi rasa TERIMA KASIH saya kepada RS ADVENT Bandung dan BPJS yang telah berhasil menyelamatkan saya dari akibat FATAL
stroke ulang.Pengalaman BERHARGA ini ingin saya bagi untuk semua orang.Semoga BERMANFAAT.***












