Jelang HUT ke-81 RI, Pengusaha Cantik Nana Sarinah Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

MAJALAHREFORMASI.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, wanita cantik yang dikenal sebagai pemilik jaringan sekolah anak internasional Kipinä Kids Indonesia, Nana Sarinah, mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan lebih dari sekadar perayaan.

Sosok yang juga aktif dalam kepengurusan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ini mengingatkan, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini merupakan buah dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.

“Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, saya berharap momentum kemerdekaan ini tidak hanya menjadi sebuah perayaan, tetapi juga⁹oʻ menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa,” ujar Nana.

Memasuki usia Indonesia yang ke-81, Nana ingin melihat negeri ini semakin maju, kuat dan mampu bersaing di tingkat global. Namun, kemajuan tersebut menurutnya harus tetap berjalan seiring dengan nilai persatuan, gotong royong, toleransi serta karakter bangsa yang menjadi fondasi kehidupan bernegara.

Sebagai seorang pengusaha sekaligus praktisi di bidang pendidikan, perhatian Nana kemudian tertuju pada generasi muda yang akan menentukan wajah Indonesia di masa mendatang. Ia menilai pendidikan harus terus berkembang dan tidak berhenti pada pencapaian akademik semata.

Menurut Nana, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang berkarakter, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kepedulian sosial, sekaligus berani mengambil peran sebagai pemimpin masa depan. Baginya, kualitas generasi muda merupakan salah satu modal utama untuk membawa Indonesia semakin maju.

Harapan tentang masa depan Indonesia juga tidak terlepas dari pemberdayaan ekonomi. Nana mendorong agar semakin banyak ruang dan kesempatan terbuka bagi perempuan Indonesia serta para pelaku UMKM untuk tumbuh dan memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi.

Ia melihat perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak di berbagai bidang, mulai dari keluarga, dunia usaha, pendidikan hingga masyarakat. Demikian pula UMKM yang menurutnya perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang sebagai bagian penting dari kekuatan ekonomi masyarakat.

Bagi Nana, seluruh elemen bangsa sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengisi kemerdekaan. Karena itu, ia mengajak masyarakat berkarya sesuai bidang masing-masing dan tidak hanya mempertanyakan apa yang telah diberikan negara kepada mereka.

“Jangan hanya bertanya apa yang sudah diberikan negara kepada kita, tetapi mari kita bertanya apa yang dapat kita lakukan untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik,” katanya.

Semangat tersebut, menurut Nana, dapat diwujudkan melalui berbagai hal sederhana tetapi nyata. Pendidikan yang semakin baik, dunia usaha yang terus berkembang, kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi, hingga keberanian membuka kesempatan kerja merupakan bagian dari kontribusi untuk negeri.

Memasuki usia ke-81, Nana ingin Indonesia semakin sejahtera dengan pendidikan yang semakin berkualitas, dunia usaha yang semakin maju, lapangan pekerjaan yang semakin luas, serta pembangunan yang dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pesannya kemudian ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga persatuan dan tidak berhenti memberikan karya terbaik bagi bangsa.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Teruslah melangkah, berkarya, dan bersatu untuk Indonesia yang semakin maju,” pungkas Nana.***