MAJALAHREFORMASI.com – Nuansa hangat Ramadhan terasa kental di selasar Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (14/3/2026) sore. Sejumlah warga terlihat menunggu waktu berbuka puasa sambil bercengkerama, sementara di ruangan VIP masjid terbesar di Asia Tenggara itu, berlangsung pertemuan penuh keakraban antara pengurus masjid dan jajaran organisasi kemasyarakatan.
Dewan Pimpinan Nasional Laskar Prabowo 08 menggelar audiensi silaturahim dengan pengurus Badan Pengelola Masjid Istiqlal sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang mengedepankan semangat kebangsaan dan harmoni sosial.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu dipimpin langsung Ketua Umum DPN Laskar Prabowo 08, Devi Taurisa, bersama jajaran pengurus tingkat nasional. Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Jenderal Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Hj. N.E. Fatimah, beserta sejumlah pengurus.
Dalam sambutan pembukaannya, Devi Taurisa menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, Masjid Istiqlal bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol persaudaraan dan harmoni bangsa.


“Istiqlal memiliki makna besar sebagai ruang spiritual sekaligus simbol kebersamaan. Nilai inilah yang sejalan dengan misi Laskar Prabowo 08 dalam menjaga persatuan di tengah keragaman budaya dan latar belakang masyarakat,” ujar Devi.
Pada kesempatan tersebut, Devi juga memperkenalkan susunan kepengurusan Laskar Prabowo 08 periode 2026–2031 kepada pengurus Masjid Istiqlal.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Hj. N.E. Fatimah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahim yang dilakukan Laskar Prabowo 08.
Ia menilai pertemuan seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antarorganisasi sekaligus menjaga nilai toleransi dan kebersamaan.
“Silaturahim seperti ini sangat berarti. Selain mempererat hubungan, juga menjadi kesempatan berbagi pengalaman dan inspirasi dalam membangun semangat kebangsaan,” kata Fatimah.


Sepanjang pertemuan, suasana berlangsung hangat. Para peserta saling memperkenalkan diri, berbagi cerita, hingga berdiskusi ringan mengenai berbagai kegiatan sosial yang dapat dilakukan bersama di masa mendatang.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan kemudian berlanjut ke selasar Masjid Istiqlal. Di sana, jajaran DPN Laskar Prabowo 08 membagikan 500 paket iftar kepada warga yang berada di selasar dan halaman lantai atas masjid.
Bagi banyak orang, momen berbuka di Istiqlal bukan sekadar menuntaskan lapar setelah seharian berpuasa. Di tempat itu, kebersamaan terasa nyata—mulai dari para pekerja harian, pelajar, hingga musafir yang singgah.
Ketua Umum Devi Taurisa mengatakan, tradisi berbagi iftar memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar makan bersama.
“Berbuka puasa adalah momen spiritual sekaligus sosial. Di dalamnya ada rasa syukur, silaturahim, dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Kegiatan berbagi paket iftar ini merupakan kali kedua yang dilakukan Laskar Prabowo 08. Sebelumnya, kegiatan serupa juga diselenggarakan pada Ramadhan tahun 2025.
Menjelang magrib, ratusan paket makanan dibagikan kepada warga yang menunggu waktu berbuka. Beberapa di antaranya tampak tersenyum sambil mengucapkan terima kasih kepada para relawan.


Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama di selasar atas Masjid Istiqlal. Di tengah cahaya senja Ramadhan yang mulai meredup, suasana keakraban dan semangat kebersamaan terasa begitu kuat—mengingatkan bahwa Ramadhan selalu menghadirkan ruang bagi manusia untuk saling mendekatkan diri, bukan hanya kepada Tuhan, tetapi juga kepada sesama. (*)












