MAJALAHREFORMASI.com – Merah putih kembali berkibar. Memasuki usia ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya hadir melalui berbagai perayaan, tetapi juga melalui pesan dan harapan dari mereka yang ingin melihat Indonesia tumbuh menjadi bangsa yang semakin maju dan bermartabat.
Salah satunya datang dari wanita cantik DR.dr. Vina Ariesta Dewi, M.Pd, M. Biomed(AAM), Dipl CIPTAC.
Perempuan cantik yang lahir di Jambi pada 22 Maret 1989, bukan sosok asing di dunia kecantikan dan kesehatan. Ia merupakan CEO Vina Group Sejahtera Indonesia sekaligus Owner dan Founder Dokter Vina Beauty Center.
Di balik kesibukannya sebagai profesional dan pengusaha, Vina juga menjalankan peran sosial sebagai Ketua Bhayangkari Balangan, Kalimantan Selatan mendampingi suaminya, kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi, SH, S.I.K, MH.
Pengalamannya sebagai Mantan Puteri Citra Indonesia turut melengkapi perjalanan Vina yang tidak hanya berkutat pada dunia kecantikan, tetapi juga pada pengabdian dan kehidupan sosial.
Bagi Vina, momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 menjadi kesempatan untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan.
Kemerdekaan Bukan Sekadar Terbebas dari Penjajahan
Menurut Vina, makna kemerdekaan jauh lebih luas daripada sekadar terbebas dari penjajahan.
Kemerdekaan, katanya, harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata melalui karya, pengabdian dan kontribusi bagi bangsa.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, persatuan, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Vina.
Pesan tersebut menjadi refleksi penting di tengah perjalanan Indonesia yang kini telah memasuki usia 81 tahun.
Ia berharap usia kemerdekaan yang semakin matang juga diikuti dengan semakin kuatnya fondasi bangsa.
“Di usia ke-81 tahun, semoga Indonesia semakin maju, kuat, berdaulat, dan disegani di dunia,”harapnya.
Menurut Vina, kemajuan Indonesia tidak boleh hanya dirasakan oleh sebagian masyarakat. Pembangunan harus benar-benar bermuara pada kesejahteraan seluruh rakyat.
Pendidikan Berkualitas dan Kesehatan Semakin Merata

Sebagai seorang dokter sekaligus pelaku usaha di bidang klinik kecantikan, Vina menaruh perhatian pada pentingnya pembangunan manusia.
Ia berharap pembangunan nasional terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan pelayanan kesehatan yang semakin merata.
“Semoga pembangunan terus menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, pendidikan semakin berkualitas, kesehatan semakin merata, serta setiap anak bangsa memiliki kesempatan untuk tumbuh dan meraih cita-citanya,” tutur Vina.
Baginya, kesempatan untuk tumbuh dan meraih cita-cita merupakan bagian penting dari makna kemerdekaan.
Sebab, sebuah bangsa akan menjadi kuat ketika generasinya memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang dan memberikan kontribusi terbaik.
Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
Indonesia memiliki kekuatan besar dalam keberagaman. Namun, keberagaman juga membutuhkan kesadaran untuk saling menghormati dan menjaga persatuan.
Vina pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi positif untuk terus berkarya sekaligus merawat persatuan.
“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus berkarya, menjaga persatuan dalam keberagaman, menghormati perbedaan, dan memberikan yang terbaik sesuai peran kita masing-masing,” katanya.
Pesan tersebut seolah mengingatkan bahwa membangun Indonesia bukan hanya pekerjaan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Setiap orang memiliki ruang untuk berbuat sesuatu. Sekecil apa pun kontribusinya, jika dilakukan dengan ketulusan dan integritas, dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun negeri.
Indonesia Harus Besar dalam Prestasi dan Kemanusiaan
Memasuki usia 81 tahun, Vina memiliki harapan agar Indonesia tidak hanya menjadi bangsa yang besar karena perjalanan sejarahnya.
Lebih dari itu, ia ingin Indonesia dikenal sebagai bangsa yang besar dalam prestasi sekaligus kuat dalam karakter dan kemanusiaan.
“Harapan saya, semoga Indonesia tidak hanya menjadi bangsa yang besar secara usia, tetapi juga besar dalam prestasi, karakter, keadilan, kesejahteraan, dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Harapan itu menjadi gambaran Indonesia yang menurutnya layak diperjuangkan bersama: negara yang maju, tetapi tetap memiliki karakter; negara yang kuat, tetapi tetap menjunjung kemanusiaan; serta negara yang berkembang, namun tidak meninggalkan keadilan dan kesejahteraan rakyatnya.
Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan
Bagi generasi sekarang, bentuk perjuangan memang tidak lagi sama seperti perjuangan para pahlawan pada masa lalu.
Tidak harus berada di medan perang untuk membuktikan kecintaan kepada bangsa. Perjuangan dapat diwujudkan melalui profesi, ilmu, pelayanan, pendidikan, usaha, kreativitas dan karya nyata.
Karena itu, Vina mengajak generasi muda Indonesia untuk berani memiliki mimpi dan menjalani kehidupan dengan integritas.
“Mari bersama-sama melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan menjadi generasi yang berani bermimpi, berintegritas dalam melangkah, dan nyata dalam berkarya,” pesannya.
Bagi Vina, semangat itulah yang seharusnya terus hidup setelah perayaan kemerdekaan berakhir.
Sebab, kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, bendera dan perayaan. Kemerdekaan juga tentang keberanian untuk mengambil peran, memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang baik bagi generasi berikutnya.
Dari seorang dokter, pengusaha, mantan Puteri Citra Indonesia hingga Ketua Bhayangkari Balangan, Vina melihat kemerdekaan sebagai ruang untuk terus memberikan kontribusi sesuai perannya.
Dan pada HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini, ia menitipkan satu harapan besar: agar Indonesia terus melangkah menjadi bangsa yang semakin maju, kuat, berdaulat, berprestasi, adil, sejahtera dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Indonesia Jaya, Indonesia Maju, Indonesia Hebat,” pungkasnya. ****









