Reno Iskandarsyah: Idul Adha Momentum Menumbuhkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

MAJALAHREFORMASI.com – Pengacara senior sekaligus politikus Partai NasDem, Reno Iskandarsyah mengajak umat Islam untuk memaknai Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Reno, Idul Adha merupakan hari raya yang bermakna “kembali berkurban”, di mana umat Islam memperingati peristiwa Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan mutlak kepada Allah SWT. Peristiwa tersebut menjadi teladan tentang kepatuhan dan keimanan yang harus dimiliki setiap Muslim.

“Dalam nilai spiritual Islam, yang sampai kepada Allah bukanlah darah atau daging hewan, melainkan ketakwaan dan keikhlasan orang yang berkurban,” kata Reno Iskandarsyah.

Ia menjelaskan, ibadah kurban juga memiliki makna filosofis sebagai upaya mengendalikan diri dengan meninggalkan sifat-sifat tercela, seperti ego, keserakahan, dan hawa nafsu yang menjauhkan manusia dari Allah SWT.

Selain itu, ibadah kurban merefleksikan keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menghadapi ujian keimanan dengan penuh keikhlasan dan kepatuhan.

Reno menambahkan, Idul Adha memiliki banyak hikmah bagi kehidupan. Ibadah kurban menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan, dan membuktikan bahwa perintah Allah merupakan prioritas utama dalam kehidupan seorang Muslim.

Bukan hanya itu saja, kurban juga menjadi bentuk rasa syukur atas segala rezeki yang telah Allah limpahkan. Melalui ibadah tersebut, umat Islam diajarkan untuk membersihkan harta, menghindarkan diri dari sifat kikir, serta berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Reno pun mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat persaudaraan dan meningkatkan solidaritas sosial. Menurutnya, Idul Adha mengajarkan pentingnya aksi nyata berbagi kepada sesama, khususnya kaum dhuafa, sekaligus menjadi pelajaran bahwa setiap langkah menuju kebaikan dan ketakwaan membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, maupun materi.

“Keimanan bukan sekadar diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui perbuatan dan kepedulian di tengah masyarakat,” ucapnya.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, mari kita saling berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama,” lanjut Reno. (*)