Penulis adalah: Dra. Alida Handau Lampe Guyer, MSi
MAJALAHREFORMASI.com – Popularitas KDM yang akhir-akhir ini MEROKET dan berhasil mencuri perhatian masyarakat LUAS, melampaui LINTAS BATAS budaya, bahasa, agama, dan demografi, sungguh sangat MENARIK untuk diamati.
Dalam buku seorang PAKAR Leadership TERPANDANG, Prof. Frans Mardi Hartanto, berjudul PARADIGMA BARU MANAJEMEN INDONESIA: Menciptakan NILAI dengan bertumpu pada KEBAJIKAN dan POTENSI INSANI.
Terselip sebuah tantangan PEMIKIRAN BARU tentang KEPIMIMPINAN yang dicetuskan oleh bapak ZUKRI SAAD tentang KEPEMIMPINAN yang MEMIHAK.
Menurut Pak Saad, KEPEMIMPINAN yang MEMIHAK adalah kepemimpinan yang memihak kepada rakyat MISKIN, rakyat KECIL, memihak kepada mereka yang terkena dampak pembangunan, memihak pada KEADILAN sumber daya alam, yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk KESEJAHTERAAN RAKYAT banyak. (hal. xxvi, 2008).
MEMIHAK adalah sikap yang MUTLAK dituntut untuk menampilkan PIKIRAN dan KEBIJAKSANAAN yang PRO-RAKYAT, dilandasi kesadaran dan tanggung jawab sosial akan masa depan RAKYAT, bangsa, dan negara yang lebih baik, MAKMUR, ADIL, dan SEJAHTERA.
Fenomena kemunculan KEPEMIMPINAN KDM menimbulkan perhatian dan PERENUNGAN yang MENDALAM. Menumbuhkan semangat, harapan, dan MINAT yang BERGELORA untuk terus diikuti dan DIAMATI.
Menurut filsuf besar Yunani Kuno, PLATO, syarat UTAMA menjadi seorang PEMIMPIN, seseorang MUTLAK harus memiliki INTELEKTUAL TINGGI dan KEKUATAN MORAL.
Menurut Prof. Frans Mardi Hartanto, seorang pemimpin harus memiliki KEBAJIKAN MORAL dan POTENSI INSANI.
Dunia sekarang telah berubah drastis, kita sekarang telah berada dalam ERA SOCIETY 5.0 dimana tekhnologi seperti Artificial Intelegences (AI), BIG DATA dan Internet of Thing (IoT) telah mengubah CARA HIDUP manusia.
Disinilah letak KUNCI tantangannya, manusia dituntut untuk harus terus BELAJAR agar dapat meningkatkan KUALITAS DIRI, meningkatkan INTELEKTULITAS agar mampu MEMANFAATKAN kemajuan tekhnologi DIGITAL secara OPTIMAL.
KEPEMIMPINAN KDM terlihat mencirikan syarat syarat KEPEMIMPINAN yang MEMIHAK tersebut dan terlihat semakin UNGGUL karena berhasil MEMADU nilai-nilai KEPEMIMPINAN KLASIK seperti INTELEKTUAL dan KEKUATAN MORAL yang terlihat melekat kuat pada diri pribadi KDM dipadu dengan penggunaan KEMAJUAN TEKHNOLOGI DIGITAL, seperti penggunaan MEDIA SOSIAL yang sangat OPTIMUM, CERDAS, mendidik sekaligus menghibur.
Pada kesempatan bertemu dan berbincang dengan KDM setelah beliau terpilih sebagai Gubernur JAWA BARAT, beliau sempat mengemukakan IDE ORISINIL untuk mendidik anak-anak NAKAL, anak-anak putus sekolah, korban NARKOBA, minuman keras, miskin, pengangguran, dan penyandang cacat SOSIAL lainnya untuk DIBINA, dididik, dimanusiakan, bekerjasama dengan institusi TNI yang terkenal akan KEDISIPLINAN-nya.
Kami tidak menduga PEMIKIRAN tersebut bisa dengan CEPAT beliau LAKSANAKAN yang masyarakat bisa saksikan secara LUAS di konten konten MEDIA SOSIAL KDM yang sangat POPULAR tersebut.
Disini terlihat KEUNGGULAN kepemimpinan KDM beliau bisa mengeksekusi dengan BAIK dan CEPAT rencana dan PEMIKIRAN beliau.
POPULARITAS dan KEPEMIMPINAN KDM yang begitu FENOMENAL bisa tumbuh dan berkembang dengan dengan HEBAT dan NATURAL menurut hemat kami tentu tidak terlepas dari kebijaksanaan KEPEMIMPINAN NASIONAL bapak PRESIDEN PRABOWO SOEBIANTO yang SEJALAN dan KONDUSIF memberikan RUANG GERAK seluas luasnya kepada KDM untuk tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin BESAR secara NATURAL dan LELUASA .
Bahkan KEPEMIMPINAN KDM yang bercirikan MEMIHAK pada KEPENTINGAN RAKYAT banyak ini, bagi partai GERINDRA dan RAKYAT LUAS merupakan ASET berharga yang harus dijaga dan dikekola dengan BAIK agar KDM sebagai CALON PEMIMPIN masa depan yang sangat didambakan dapat TERWUJUD.
PEMIMPIN yang MEMIHAK pada kepentingan rakyat banyak, memihak pada kepentingan rakyat kecil, tertindas miskin dan tidak berdaya.
PEMIMPIN yang BERPIHAK untuk berjuang menggunakan sebesar-besarnya KEKAYAAN ALAM dan KEKAYAAN NEGARA sebesar-besarnya untuk membangun KESEJAHTERAAN RAKYAT menuju masyarakat yang MAKMUR, ADIL, SEJAHTERA, dan BERADAB. (*)






