MAJALAHREFORMASI.com – Dibalik sosoknya sebagai Miss Batik Indonesia Bengkulu 2026, Yumitha adalah perempuan yang percaya bahwa setiap mimpi perlu diperjuangkan melalui proses. Ia menekuni pendidikan, membangun karier sebagai akademisi, mengembangkan diri di dunia modeling, sekaligus membawa tanggung jawab untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bengkulu. Dalam perjalanan tersebut, ada satu nilai yang selalu ia pegang: pesan sang ibu agar tidak pernah meninggalkan ibadah dalam kondisi apa pun.
Bagi Yumitha, pencapaian bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang melangkah, tetapi juga bagaimana ia menjaga prinsip, kerendahan hati, dan rasa syukur. Nilai inilah yang menjadi bekalnya dalam menjalani berbagai peran dan menghadapi tantangan baru.
Perjalanan menuju pencapaiannya saat ini tidak lepas dari proses mengejar pendidikan dan membangun karier sebagai akademisi. Di tengah kesibukan tersebut, Yumitha tetap berusaha mengembangkan potensi diri dan mencoba hal-hal baru yang membawanya keluar dari zona nyaman.
Ia belajar bahwa tidak semua tujuan dapat dicapai sekaligus. Dibutuhkan disiplin, keberanian, dan konsistensi untuk menjalani setiap proses. Pengalamannya dalam perjalanan Miss Batik Indonesia pun memperluas pandangannya tentang keberhasilan.
Baginya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan dalam sebuah kompetisi, tetapi juga oleh pelajaran yang diperoleh, perubahan yang dialami, dan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
Batik Bengkulu, Identitas yang Ingin Dikenalkan kepada Generasi Muda
Sebagai Miss Batik Indonesia Bengkulu 2026, Yumitha memiliki perhatian khusus terhadap pelestarian batik. Baginya, batik bukan sekadar kain atau peninggalan masa lalu, melainkan identitas, cerita, dan nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kedekatannya dengan batik tumbuh dari kehidupan sehari-hari. Ia terbiasa melihat batik dikenakan orang tua dan hadir dalam berbagai kegiatan formal. Dari pengalaman tersebut, ia memahami bahwa batik sebenarnya dekat dengan masyarakat dan dapat menjadi bagian dari kehidupan lintas generasi.
Kini, ia ingin memperkenalkan batik kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Media sosial, gaya berpakaian, dan berbagai kegiatan kreatif menjadi ruang yang ingin dimanfaatkannya agar batik semakin dikenal dan diminati.
Yumitha ingin anak muda mengenakan batik bukan hanya karena tuntutan acara atau kewajiban, melainkan karena memahami cerita dan identitas yang dibawanya.
Perhatian itu secara khusus diarahkan pada kekayaan batik Bengkulu, termasuk Batik Besurek dan Batik Keladi. Ia berharap kedua warisan budaya tersebut semakin dikenal oleh generasi muda dan mendapatkan tempat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, batik dapat tampil modern tanpa kehilangan nilai tradisinya. Budaya akan terus hidup ketika generasi muda merasa memiliki, memahami, dan bangga terhadap warisan daerahnya sendiri.
Memaknai Kecantikan dan Kesuksesan Perempuan
Di tengah perannya sebagai akademisi, model, dan perempuan yang membawa identitas budaya, Yumitha memiliki pandangan tersendiri tentang kecantikan dan kesuksesan.
Baginya, kecantikan merupakan perpaduan antara cara seorang perempuan membawa dirinya dan nilai yang diberikan kepada lingkungan sekitar. Penampilan dapat menjadi kesan pertama, tetapi karakter, wawasan, integritas, dan kontribusi adalah hal-hal yang membuat seorang perempuan benar-benar berarti.
Ia juga percaya bahwa perempuan masa kini tidak harus membatasi diri pada satu peran. Perempuan dapat menjadi akademisi yang berpikir kritis, mengekspresikan diri dengan percaya diri, sekaligus tetap memegang nilai dan prinsip dalam kehidupan.
Kesuksesan, menurut Yumitha, bukan tentang membuktikan bahwa perempuan mampu melakukan semuanya dengan sempurna. Lebih penting dari itu adalah keberanian untuk terus bertumbuh dan menjalani setiap peran dengan penuh tanggung jawab.
Pandangan ini sejalan dengan perjalanan yang sedang ia jalani. Pendidikan, karier, modeling, dan kecintaan terhadap budaya menjadi bagian dari proses pengembangan dirinya. Setiap pengalaman memberinya kesempatan untuk belajar dan memahami bagaimana potensi yang dimiliki dapat digunakan secara positif.
Gelar sebagai Awal Tanggung Jawab
Bagi Yumitha, gelar Miss Batik Indonesia Bengkulu 2026 bukanlah tujuan akhir. Ia ingin menjadikan kesempatan ini sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya Bengkulu sekaligus menginspirasi perempuan Indonesia agar berani mengembangkan potensi diri
Ia berharap perempuan tidak perlu menunggu sampai merasa sempurna untuk mulai melangkah. Mereka juga tidak perlu takut memiliki mimpi yang berbeda dari orang lain. Setiap pencapaian, menurutnya, berawal dari keberanian mencoba, kesediaan untuk belajar, dan konsistensi untuk terus berjalan meskipun prosesnya tidak selalu mudah.
Melalui perannya, Yumitha ingin ikut memperkenalkan Batik Besurek dan Batik Keladi kepada generasi muda dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Ia juga berharap dapat mendorong perempuan lain untuk terus belajar, menjaga identitas diri, dan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Pesan sang ibu tentang pentingnya menjaga ibadah tetap menjadi pengingat dalam perjalanan tersebut. Di tengah berbagai kesempatan dan tanggung jawab, Yumitha ingin memastikan bahwa pencapaian tidak membuatnya melupakan nilai-nilai yang menjadi pegangan hidupnya.
Bagi perempuan muda ini, menjadi inspirasi bukan berarti harus tampil sempurna atau memiliki semua jawaban. Justru, keberanian untuk mencoba, belajar dari pengalaman, dan terus memperbaiki diri merupakan bagian penting dari perjalanan.
Pada akhirnya, Yumitha ingin dikenal bukan hanya melalui gelar yang disandangnya, tetapi juga melalui kontribusi yang dapat ia berikan. Ia ingin ikut menjaga agar batik Bengkulu tetap dikenal lintas generasi dan menunjukkan bahwa perempuan dapat mengejar banyak mimpi tanpa kehilangan prinsip serta jati dirinya.
Sebab, baginya, gelar bukanlah akhir dari sebuah pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab untuk membawa nilai, menginspirasi sesama, dan meninggalkan sesuatu yang berarti.***












