Candra Jap Soroti Peluang Inovator Muda Indonesia dalam BRICS Industrial Innovation Contest 2026

MAJALAHREFORMASI.com – Candra Jap menyoroti besarnya peluang inovator muda Indonesia untuk menembus pasar global melalui ajang BRICS Industrial Innovation Contest 2026 yang resmi dibuka di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (8/5).

Menurut Candra, kompetisi internasional tersebut bukan sekadar arena adu teknologi, melainkan kesempatan nyata bagi mahasiswa dan talenta muda Indonesia untuk terhubung dengan ekosistem inovasi dunia.

“Ini merupakan kesempatan emas bagi para mahasiswa inovator Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka ke dunia internasional dan menjadi salah satu pintu masuk bagi proyek inovasi Indonesia menembus pasar global,” ujar Candra Jap saat memberikan sambutan dalam pembukaan kompetisi.

Mewakili Ketua Dewan Pembina Perhimpunan INTI, Candra mengatakan pihaknya berharap ajang tersebut dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara Indonesia, Tiongkok, dan negara-negara BRICS.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa generasi muda Indonesia memiliki kemampuan bersaing di tengah percepatan transformasi industri global.

“Semoga tahun ini lahir juara-juara inovasi yang memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi industri sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global,” katanya.

Suasana pembukaan kompetisi berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, pelaku industri, peneliti, hingga perwakilan dunia usaha dari Indonesia dan Tiongkok.

Prosesi peluncuran dilakukan oleh pimpinan CHINA DATANG Corporation Jia Bingjun, Gao Xingzhao, dan Xin Kefeng bersama Staf Ahli Menteri Perindustrian Adie Rochmanto Pandiangan, Direktur BKPM Cahyo Purnomo, Direktur BRIN Dr. Ajeng Arum Sari, serta Candra Jap.

Kompetisi bergengsi tersebut sebelumnya sukses diselenggarakan pada 2025 di Jakarta.

Penyelenggaraan kembali pada tahun ini dinilai menjadi penanda bahwa kerja sama inovasi antara Indonesia dan Tiongkok dalam kerangka Kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru mulai memasuki tahap implementasi yang lebih konkret.

Mengusung tema “Inovasi dan Pengembangan BRICS: Mempercepat Revolusi Industri Baru”, kompetisi tahun ini berfokus pada empat sektor utama pengembangan industri di Indonesia, yakni artificial intelligence (AI), industri hijau, low altitude technology, dan elektronika energi.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Hampir 100 proyek inovasi dari Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Setelah melalui proses seleksi awal, sebanyak 52 tim terbaik lolos ke tahap presentasi langsung.

Proyek-proyek terbaik nantinya akan mewakili Indonesia pada babak final global yang akan digelar di Xiamen, Tiongkok.

Bagi sebagian peserta, kompetisi ini bukan hanya soal memenangkan penghargaan, melainkan juga membawa mimpi besar agar karya inovasi mereka dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ada yang datang dari laboratorium kampus sederhana, komunitas teknologi daerah, hingga kelompok riset mahasiswa yang selama ini mengembangkan inovasi dengan keterbatasan fasilitas.

Namun, mereka memiliki harapan yang sama: membawa nama Indonesia bersaing di panggung dunia.

Direktur Departemen Bisnis Internasional China Datang Corporation Limited Jia Bingjun mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara prioritas dalam pengembangan investasi luar negeri perusahaan tersebut.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan investasi di Indonesia, menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta melahirkan lebih banyak tenaga profesional di bidang energi,” ujar Jia.

Menurut dia, BRICS Industrial Innovation Contest diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan sumber daya inovasi Indonesia dan Tiongkok, sekaligus membantu proyek-proyek inovasi Indonesia mendapatkan akses terhadap modal, teknologi, dan pasar internasional.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok dan dilaksanakan oleh China-DATANG Corporation Overseas Investment Co., Ltd.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi Industri, Kementerian Perindustrian, BRIN, Perhimpunan INTI, Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia, serta General Technology BRICS (Xiamen) Investment Development Co., Ltd.

Sementara itu, Wakil Direktur Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional MIIT Tiongkok Zhu Gang dan Wakil Manajer Umum China DATANG Corporation Li Xiaofei turut menyampaikan sambutan melalui tayangan video.

Melalui ajang ini, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah kompetisi internasional, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi mudanya memiliki semangat dan kapasitas untuk menjadi bagian dari masa depan industri global. ***