MAJALAHREFORMASI.com – Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, refleksi tentang arah dan kualitas pendidikan kembali mengemuka. Ir. Conny Lolyta Rumondor, Komisaris Independen PT Perusahaan Gas Negara Tbk sekaligus Ketua DPD I Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, menilai pendidikan bukan sekadar urusan sistem, melainkan proses panjang membentuk manusia yang utuh.
Menurut Conny, kondisi pendidikan saat ini perlu disikapi dengan kejujuran. Ia melihat adanya penurunan kualitas yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari mental pendidik, kesiapan peserta didik, hingga perubahan kurikulum yang belum sepenuhnya efektif.
“Pemerintah harus segera melakukan evaluasi,” ujarnya.
Ia menekankan, tantangan terbesar pendidikan ke depan bukan hanya soal kebijakan atau fasilitas, tetapi lebih pada pembenahan mental baik bagi pendidik maupun anak didik. Selain itu, sistem pendidikan yang ada saat ini juga dinilai perlu diperbaiki agar mampu menjawab kebutuhan zaman.
Lebih jauh, Conny menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Peran orang tua dan guru harus berjalan beriringan.
“Harus ada peran aktif bersama antara orang tua dan guru,” katanya.
Sebagai bagian dari dunia usaha dan politik melalui Partai Gerakan Indonesia Raya, ia juga menyampaikan harapan bagi generasi muda Indonesia agar terus mengembangkan diri melalui pendidikan.
Menurut dia, pendidikan tidak hanya didapat dari bangku sekolah maupun lingkungan keluarga, tetapi juga dari kemauan diri sendiri untuk terus belajar.
“Pendidikan itu 10 persen di sekolah, 20 persen di rumah, dan 70 persen di diri sendiri,” ucapnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan generasi bangsa tidak hanya ditentukan oleh sistem yang ada, tetapi juga oleh tekad dan kesadaran individu.
Di Hari Pendidikan Nasional, pandangan ini menjadi refleksi bersama: bahwa membangun pendidikan Indonesia membutuhkan kolaborasi semua pihak—dan yang terpenting, kemauan untuk terus belajar tanpa henti. (*)






