Jejak Inspiratif Nurhabli Ridwan: Pemuda Deli Serdang Penggerak Lingkungan, Sosial, dan Kemanusiaan

MAJALAHREFORMASI.com – Pahlawan masa kini tidak selalu lahir dari panggung besar. Banyak di antaranya tumbuh dari kepedulian sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak usia muda. Di Indonesia, semangat tersebut tercermin dari kiprah para pemuda yang bergerak nyata menjaga lingkungan dan membantu sesama. Salah satunya adalah Nurhabli Ridwan, pemuda asal Deli Serdang, Sumatera Utara.

Nurhabli Ridwan akrab disapa Bang Bli merupakan founder sekaligus penggerak utama organisasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS). Sejak remaja, ia mendedikasikan dirinya pada isu lingkungan, sosial, dan kemanusiaan. Lahir di Beringin, Deli Serdang, pada 3 Februari 1995, Bang Bli tumbuh dengan semangat untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi alam dan masyarakat.

Minatnya terhadap pelestarian lingkungan mulai terbentuk saat aktif mengikuti kegiatan Pramuka, Palang Merah Remaja, dan organisasi pelajar semasa sekolah. Pengalaman lapangan seperti penanaman pohon, aksi bersih lingkungan, hingga kegiatan sosial bersama berbagai komunitas menjadi titik awal tumbuhnya kesadaran ekologis dan kemanusiaan dalam dirinya.

Perjalanan aktivismenya semakin kuat ketika ia bergabung dengan organisasi pencinta alam di tingkat daerah hingga perguruan tinggi. Tahun 2012, ia mendirikan Generasi Siswa Siswi Pelestari Alam (GaSSPAla) di SMK Negeri 1 Lubuk Pakam sebagai wadah kepedulian lingkungan bagi pelajar. Semangat tersebut berlanjut dengan keterlibatannya di organisasi mahasiswa pencinta alam serta pendirian GRAS pada 2018, yang fokus pada kebencanaan, konservasi, dan kegiatan sosial.

Untuk meningkatkan kapasitas diri, Nurhabli aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan nonformal di bidang konservasi, kepemimpinan lingkungan, vertical rescue, kebencanaan, hingga kepalangmerahan. Bekal tersebut ia terapkan dalam beragam aksi nyata, mulai dari evakuasi bencana alam, edukasi konservasi satwa liar, penanaman pohon, kampanye kebersihan lingkungan, hingga fasilitator dialog iklim di sekolah-sekolah.

Dedikasinya mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Ia tercatat sebagai Kader Konservasi Alam binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Juara Duta Konservasi Alam Sumatera Utara serta Wisudawan Terbaik Green Leadership Indonesia Batch 1 yang menerima apresiasi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Selain bergerak di lapangan, Nurhabli juga aktif menulis dan menyuarakan isu lingkungan serta kemanusiaan melalui media massa. Baginya, penghargaan bukan tujuan akhir, melainkan pemicu untuk terus berkontribusi lebih luas.

Kisah Nurhabli Ridwan menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten. Semangat, kepedulian, dan kerja nyata yang ia tunjukkan diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam menjaga lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan demi masa depan bangsa. (*)