Logo Minggu, 2 Oktober 2022
images

MAJALAHREFORMASI.com - Sebagai upaya penguatan pengendalian penyebaran COVID-19, terutama varian omicron yang saat ini kasusnya tengah meningkat di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendistribusikan bantuan masker sebanyak 225.000 lembar secara serentak pada beberapa titik wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Sabtu (26/2). 

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah, S.Pd., M.A.P, M.M menyampaikan bahwa pembagian masker ini bertujuan untuk menegakkan kedisiplinan protokol kesehatan pada titik-titik yang berpotensi terjadi penularan COVID-19. 

“Sama seperti di wilayah sebelumnya, yaitu DKI Jakarta dan Bandung, kami berharap masyarakat Jawa Tengah dapat memperkuat kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker saat melakukan aktivitas di tempat-tempat yang berpotensi terjadi transmisi COVID-19,” ujar Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah, S.Pd., M.A.P, M.M di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Jarwansyah juga menjelaskan bahwa pembagian masker ini diharapkan dapat menurunkan kasus COVID-19 di Jawa Tengah secara signifikan.

Titik distribusi masker meliputi Pasar Peterongan - Pasar Wonodri, Taman Indonesia Kaya - Pahlawan - Imam Barjo, Tri Lomba Juang - Pandanaran, Pasar Randusari - Kawasan Oleh-oleh Pandanaran, Lawang Sewu - Tugu Muda - Pasar Kembang - RST. Wira Tama - Kp. Pelangi, Taman Tirto Agung, Patung Diponegoro - Kawasan Ngesrep, Pasar Johar - Alun-alun - Kauman - Agus Salim, Pasar Bulu - Pasar Karangayu, Pasar Pedurungan - Jalan Fatmawati, Pasar Damar - Pasar Jati, Kawasan Tlogosari Kulon, Pasar Ngaliyan - Kompleks Ruko Jl. Prof Hamka, Pasar Mangkang - Terminal Mangkang - Bonbin Mangkang, Kawasan Kota Lama - Stasiun Tawang.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan per 25 Februari 2022, Provinsi Jawa Tengah berada di urutan ketiga pada urutan provinsi yang memiliki kasus COVID-19 tertinggi dengan angka kumulatif 563.464 kasus. (David)