Logo Minggu, 2 Oktober 2022
images

MAJALAHREFORMASI.com - DPP MUKI melayangkan Surat Terbuka kepada Bapak Presiden Republik Indonesia secara khusus menyoroti tentang keputusan pemecatan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) pada Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) yang menjadi trending topik di media sosial, media cetak maupun elektronik sehingga phenomena ketidak-adilan muncul di tengah-tengah masyarakat.

Berikut isi surat terbuka tersebut, yaitu:

Bapak Presiden Republik Indonesia yang terhormat,

Menurut hemat kami, apa yang dilakukan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) dalam menemukan metoda DSA dan Vaksin Nusantara adalah bagian dari menjalankan haknya sebagai warganegara. Seperti dinyatakan dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28C (1) :

Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya, dan demi kesejahteraan umat manusia.

Metoda pengobatan DSA telah dinikmati hasilnya oleh puluhan ribu warga masyarakat Indonesia dan juga telah ikut serta dalam pengembangan ilmu kedokteran serta kesejahteraan umat manusia. Dan semua ini adalah merupakan gerakan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Pemerintah seharusnya membantu kegiatan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K), karena penemuannya itu adalah bentuk dukungannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam upaya mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945, yaitu Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, antara lain menjalankan fungsi mencerdaskan kehidupan bangsa. seperti yang dinyatakan dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Seyogianya vonis IDI tersebut masuk kategori RAHASIA namun dibuka untuk umum. PB IDI telah mempertontonkan ketidak-adilan dengan membuat keputusan sepihak tanpa ada jawaban atau pertimbangan dari dr.Terawan.

Bapak Presiden Republik Indonesia yang terhormat,

Dengan segala kerendahan hati, kami mohon Bapak turun tangan menuntaskan pemecatan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) ini dengan harapan :

Mengembalikan hak Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) serta izin penelitian ilmu kedokteran (Hak Mengembangkan Diri, sesuai Undang- undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945).

Kepada para peneliti bangsa Indonesia qq Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) agar diberi kekhususan dalam proses penelitian nya untuk mewujudkan hasil produk dalam negeri.

Pemerintah sewajarnya memberi penghargaan kepada putra/i terbaik bangsa seperti Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) yang berhasil dalam penemuan DSA bidang Kedokteran.

Demikian kami sampaikan Surat Terbuka ini dan doa kami semoga Bapak Presiden Joko Widodo diberkati kesehatan nya dalam memimpin bangsa Indonesia.

Sekian dan Terimakasih.

Jakarta, 28 Maret 2022. Hormat kami,

DEWAN PIMPINAN PUSAT MAJELIS UMAT KRISTEN INDONESIA

Djasarmen Purba, S.H - Ketua Umum

Caesario Colondam - Sekretaris Jenderal