Logo Jumat, 30 Juli 2021
images

Soleman Matippanna saat wisuda kelulusan putrinya Meredith Marella Matippanna

MAJALAHREFORMASI.com - Presiden Jokowi telah mengumumkan secara resmi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli secara khusus di pulau Jawa dan Bali.

Pemberlakuan aturan ini menimbulkan kontroversi dalam masyarakat khususnya bagi kalangan pengusaha.

Salah satunya oleh Direktur utama dari PT. Rande Buana Teknik (PT. Rande Buana Grup), Ir. Soleman Matippana, M.H. Dia membeberkan  dengan diberlakukan PPKM ini merupakan pukulan yang berat bagi dunia usaha.

Dia mengingatkan saat ini yang perlu dilakukan khususnya para Pengusaha anak Tuhan adalah benar-benar harus bersandar dan menyerahkan diri secara total kepadaNya.

"Karena secara manusia kita tidak memiliki lagi pengharapan dengan bertubi-tubinya dampak dari pada pandemi covid-19 ini, semenjak dari PSBB, PSBB parsial hingga PPKM saat ini, dunia usaha porak poranda," ujar dia kepada majalahreformasi.com (3/7) Sabtu.

Walaupun demikian, Soleman mengajak masyarakat untuk optimis, percaya dan mendukung apa yang dilakukan pemerintah saat ini adalah yang terbaik.

"Saya percaya ini adalah keputusan yang harus ditempuh guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang semakin signifikan," kata pengusaha yang aktif di PERBAKIN kabupaten Bogor dan juga pemilik pabrik semen campuran dengan merek FAIRMATE ini.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk saling berpegang tangan, berserah kepada Tuhan serta mendoakan Pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo agar segala keputusannya dari hikmat Tuhan Yesus.

"Semoga kita sehat dan kuat senantiasa," harapnya sambil menutup. (DAVID)