Logo Senin, 26 Oktober 2020
images

Ephorus GPKB, Pdt. Frans Ongirwalu, S.Ag.

Shalom!

Kepada seluruh rekan Pendeta, Sintua, dan anggota jemaat Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) di seluruh Nusantara.

 

Pada tanggal 10 Juli 2018, GPKB kembali merayakan dan memperingati perjalanan gereja kita ini dari waktu ke waktu.

 

Di tanggal tersebut, tepatnya pukul 09.00 sampai dengan selesai, Majelis Sinode Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) merayakan HUT GPKB ke-91 di gedung GPKB Pulomas, Jalan Pulomas Barat VI, Pulomas - Rawamangun. 

Khusus untuk HUT GPKB tahun ini, Majelis Sinode mengangkat tema:

"AKU DATANG BUKAN UNTUK DILAYANI MELAINKAN UNTUK MELAYANI"

(MATIUS 10 : 45A)

Dan Sub Tema :

"Melalui Pelayanan, Umat GPKB Semakin Menjadi Berkat Untuk Gereja Dan Sesama"

 

Tema ini sengaja kami pilih untuk mengajak kita semua anggota jemaat GPKB se - Indonesia merefleksikan kembali tugas dan panggilannya di dunia ini sampai dengan saat ini.

 

Yesus Kristus yang adalah Tuhan rela merendahkan diri-Nya dengan mengambil rupa manusia. Dia menanggung setiap perbuatan dosa kita dan merasakan penderitaan di dalam setiap pelayanan-Nya selama di dunia ini dan puncaknya adalah kematian-Nya di kayu salib agar kita semua yang percaya kepada-Nya dibebaskan dari kuasa dosa. Akan tetapi, dengan Dia merendahkan diri-Nya justru membuat Dia ditinggikan. Karena pada akhirnya, Dialah yang menjadi pemenang dengan mengalahkan kuasa dosa dan maut.

 

Demikian juga semestinya tugas dan panggilan Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB) di dunia ini. Selama perjalanan hidup GPKB di dunia ini yang telah memasuki usia yang tidak dapat dikatakan muda, yaitu 91 tahun, sudahkah kita benar-benar menjadikan Yesus dan pelayanan-Nya di dunia ini sebagai panutan dalam pelayanan GPKB selama ini? Atau justru kita sibuk dengan kepentingan pribadi kita masing-masing sehingga pelayanan kita sebagai gereja yaitu menjadi alat Kristus di dunia ini terlupakan. Pada akhirnya, kita tersadar pada ulang Tahun GPKB ini, ternyata, sebagai lembaga gereja kita sudah tua, tetapi pelayanan rohani di tiap jemaat justru berjalan di tempat.

 

Pada Perayaan HUT GPKB ke-91 ini, kita diingatkan untuk mengejar ketertinggalan pelayanan rohani kita kepada umat dengan mau secara konsisten menjadikan Kristus dan pelayanan-Nya sebagai batu penjuru Tugas Panggilan GPKB. Jika kita mulai mau memberi diri kita menjadi demikian, pada akhirnya, sebagaimana Kristus sudah memberi contoh, mereka yang mau merendahkan dirinya dalam pelayanan adalah mereka yang pada akhirnya ditinggikan.

 

Di lain pihak, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menopang dan mendoakan perjalanan GPKB sampai usia yang ke-91 tahun ini. Tentunya, banyak di antara kita yang telah memberikan segala hal di dalam dirinya baik itu waktu, tenaga, dana, dan pikiran untuk kemajuan pelayanan gereja yang kita cintai ini. Percayalah, Tuhan Yesus akan memperhatikan kehidupan saudara dan melimpahi saudara dengan berkat-Nya karena telah memberikan yang terbaik untuk kemuliaan Kristus.

 

Majelis Sinode GPKB juga berterimakasih kepada jemaat GPKB yang telah merayakan HUT GPKB ke-91 ini di wilayahnya masing-masing: di GPKB D4 Bayung Lincir, GPKB KM. 4 Palembang, GPKB Batu Aji Batam, GPKB Menteng VII Medan, GPKB Lumban Hutasoit, dan GPKB yang lainnya.

 

Harapan dan doa kami, Tuhan Yesus yang empunya Gereja ini selalu memberkati pelayanan GPKB.

Salam Perubahan! 

 


TAG