Logo Rabu, 6 Juli 2022
images

Penulis: Putri Simorangkir

MAJALAHREFORMASI.com - Sebagai bangsa Indonesia khususnya sebagai salah satu Relawan pendukung Presiden RI Ir. Joko Widodo, harus menyatakan kebanggan kami atas pencapaian prestasi bapak Jokowi yang luar biasa.

Berdasarkan penilaian saya beberapa pencapaian yang telah dilakukan Jokowi, yaitu:

1. Blok Rokan yang selama itu dikuasai Chevron asal Amerika Serikat (AS) selama 97 tahun kembali dikuasai negara. Kesuksesan ini penting lantaran Blok Rokan jadi penyumbang produksi minyak terbesar kedua di Indonesia.

2. Demikian pula saham kepemilikan Pertambangan Free port di Papua yang pembagiannya selama puluhan tahun yang aneh itu telah kembali kepada bangsa Indonesia secara spektakuler. 

3. Pembangunan Infra struktur secara masif, seperti jalan-jalan dipedalaman, memperkuat sektor pertanian dengan membangun bendungan-bendungan baru, mendirikan pusat tenaga listrik dan banyak menyelesaikan kembali projek yang mangkrak.

4. Ditangan Jokowi ekonomi kita jauh lebih baik, hutang-hutang negara mendapat penanganan secara cermat .

5. Pengakuan dan penghargaan dari luar negri atas prestasi maupun cara Jokowi menangani situasi yang tidak mengenakkan mengalir dari negara-negara besar diluar sana termasuk pujian atas penanggulangan Covid-19.

Dan masih banyak lagi daftar kekaguman kami kepada beliau .

Sesungguhnya keinginan kami secara pribadi- pribadi adalah harapan beliau menjabat lebih lama demi melanjutkan karya yang belum selesai dan juga mempertahankan segala sesuatu yang telah dibangun .

Terus terang ada kegamangan dalam hati , jangan-jangan pengganti Jokowi kelak tidak mampu melanjutkan karya beliau .

Tetapi mengingat masa jabatan presiden telah diatur dalam amandemen UUD 1945 Pasal 7 yang menyebut masa jabatan presiden hanya lima tahun dalam satu periode dan maksimal 2 periode, maka keinginan itu harus dibuang jauh-jauh.

Pak Jokowi sendiri dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa beliau tidak lagi bersedia melanjutkan perpanjangan Pemerintahan karena taat Undang-undang negara .

Maka sudah sepantasnya kitapun jangan mencederai dan juga mengkhianati peraturan yang sudah ditentukan .

Saya dalam kesempatan ini tidak lupa menyampaikan rasa penghargaan kepada ibu negara, pendamping setia bapak Presiden. Kami percaya peran ibu negara yang sederhana dan rendah hati ini menentukan tugas berat bapak dan seluruh keluarga untuk menjaga sifat kerendah hatian, maupun kejujuran keluarganya.

Yang paling penting menurut kami saat ini adalah selama 2 tahun sisa pemerintahan ini, harus menemukan sosok pengganti yang tepat untuk menerima estafet kepemimpinan guna menjaga dan mempertahankan ke Bhinekaan bangsa .

Selain itu, perlu dipersiapkan dengan baik calon pengganti bapak seorang Nasionalist yang memiliki tanggung jawab serta dedikasi tinggi kepada seluruh bangsa, pun demikian memiliki hati yang mencintai dan membela bangsa sesuai dengan dasar negara kita Pancasila. (*)