Logo Kamis, 26 November 2020
images

Soleman R Matippana bersama istri

JAKARTA, MAJALAHREFORMASI.com - Pemerintah berencana untuk menerapkan new normal atau era normal pada kondisi pandemi Covid-19. Bagaimana kondisi New Normal sendiri di mata pengusaha Soleman R Matippanna? Bagi Direktur PT. Rande Buana Teknik ini adalah sebuah keputusan dilematis yang harus di ambil oleh pemerintah, semua itu demi menjaga keberlangsungan Bangsa dan Negara kedepannya.

"Dilema antara menjaga masyarakat dari penyakit COVID 19 dan menjaga masyarakat tetap bisa makan dengan membuka aktivitas perekonomian secara perlahan," ucap Direktur perusahaan yang bergerak di bidang supplying, engineering contranctor, fabrication solution dan chemical solution ini dalam wawancaranya, Minggu (31/05) sore.

Sebagai pengusaha, menurutnya, kondisi new normal ini tidaklah bisa dikaitkan sesuatu yang menyenangkan mengingat resiko besar diujung mata, yaitu akan lebih banyak masyarakat rentan tertular COVID ini.

Tetapi, memang dengan pemberlakuan new normal ini sedikit membawa angin segar bagi dunia usaha, dan tentu ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam mengaktifkan lagi roda perusahaan yanh sempat terpuruk.

Saat disinggung mengenai kesiapan para dunia usaha atas Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Soleman menuturkan apapun jenis atau karakter sebuah usaha, selama pengusahanya mau menjalankan prosedur yang dikeluarkan pemerintah tersebut, akan tetap bisa dijalankan.

Kembali lagi bahwa kondisi new normal ini adalah kondisi yang diluar dari kenormalan atau diluar dari kondisi normal yang seperti sebelumnya, sehingga mindset pengusaha harus benar benar bisa singkron dengan keputusan pemerintah mengenai prosedur demi untuk menggerakkan roda perekonomian ditengah pandemi ini.

"Suka atau tidak suka, adalah wajib menjalankan segala prosedur yang telah ditetapkan, karena semua itu juga untuk memberikan perlindungan kepada karyawan ataupun staff perusahaan tersebut, dengan demikian produktivitas dari perusahaan tersebut bisa tercapai walau mungkin belum maksimal," beber pengusaha yang baru-baru ini telah menambah cabang baru kantornya di salah satu gedung di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Soleman berpesan untuk para pemula yang ingin memulai usaha barunya agar tidak berkecil hati, karena dalam segala kondisi sepahit atau sesusah bagaimana pun, akan selalu ada peluang didalamnya.

Salah satu contoh bahwa banyak UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah-Red) baru yang bergerak dibidang penyediaan masker dan alat kesehatan lainnya. Baik itu produksi maupun supplier/distribusi.

Usaha makanan berbasis online pun bisa menjadi pilihan dan berpotensi mengingat banyak orang yang berdiam diri di rumah, demikian dengan kebutuhan kebutuhan yang bersifat pakaian, alat main bayi, dan lainnya.

Hanya sekarang memang perlu dimaksimalkan penjualan dengan berbasis online atau internet.

Soleman berpandangan agar kondisi new normal ini bisa berjalan dengan baik sangat dibutuhkan kedisiplinan tinggi dari setiap element masyarakat dalam menjalankan aktivitas dengan sangat memperhatikan prosedur-prosedur yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

"Pengusaha, karyawan, buruh, siapapun itu ayo kita sama sama memanfaatkan dengan semaksimal dan dengan berkedisilplinan tinggi, kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah."

"Dan yang paling utama kita sama-sama berdoa semoga vaksin dari COVID 19 ini bisa segera ditemukan sehingga kondisi bisa back to normal."

Ia juga mendorong pemerintah untuk tetap mengawasi berjalannya new normal ini dengan baik, apabila diperlukan demi kepentingan bersama perlu juga dipertimbangkan untuk berlaku tegas. 

Tetapi, jangan lupa, katanya bahwa tenaga keamanan yang dikerahkan, baik dari unsur TNI/POLRI, ataupun relawan dari masyarakat yang berpartisipasi dalam pengawasan new normal juga harus diperhatikan kebutuhannya dalam menjalankan tugas, sehingga mereka bisa menjalankan tugas pengawasan di tengah tengah masyarakat secara maksimal.

"Fasilitas kesehatan dan tim Medis harus di persiapkan dan ditingkatkan, karena potensi kenaikan jumlah yang tertular COVID bisa saja terjadi, khususnya di awal awal pemberlakuan new normal ini. Kiranya TUHAN senantiasa menjaga dan melindungi NKRI yang kita cintai ini, Amin," pungkasnya.(DAVID)