Logo Senin, 5 Desember 2022
images

MAJALAHREFORMASI.com - Ada yang berbeda dalam ibadah rutin warga binaan Lapas di Rumah Tahanan Krimsus Polda Metro Jaya kali ini, yakni hadirnya Pendeta senior Edy Wagino yang memimpin upacara ibadah tersebut, Minggu (25/9/22) Sore.

Dalam ibadah tersebut, Pendeta Edy Wagino mengangkat tema “Hidup Yang Diubahkan” yang diambil dari 2 Korintus 5:17, ‘Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, dialah ciptaan yang baru’. 

Ia mengajak warga binaan yang hadir agar meninggalkan kebiasaan mereka yang buruk selama ini atau bertobat.

"Bagi yang sebelumnya suka ribut-ribut, resek, mabuk, dan sebagainya, itu harus ditinggalkan. Kita harus bersih-bersih semua," imbuh Pendeta Edy.

Warga binaan mengikuti kebaktian itu penuh hikmat dan antusias mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan hamba Tuhan asal Medan ini.

Ia juga bercerita tentang pengalaman spiritualnya saat mengalami serangan jantung tujuh tahun silam tepatnya tahun 2015. "Saya kena serangan jantung di tengah jalan ketika menyetir mobil. Kemudian saya dilarikan ke RS Harapan kita dan diobservasi selama 8 jam," ujar dia.

Dokter mengharuskan dirinya agar segera pasang ring. Namun di sisi lain , Tuhan berbicara kepadanya  berbeda dengan apa yang disarankan tim medis.

"Sangat jelas Tuhan mengatakan saat itu, justru dalam kelemahanmu kuasa Tuhan jadi sempurna, saya patuh yang dikatakan Tuhan walaupun awalnya keluarga sempat bingung dengan keputusan saya karena tidak mau pasang ring," ucapnya di depan para warga binaan.

"Selama 2 tahun saya beriman, akhirnya dokter menemukan semua penyempitan itu hilang dan sembuh hingga sekarang," lanjut Pendeta Edy.

Di akhir khotbahnya , dia mengajak agar warga binaan tidak perlu takut terhadap apapun juga seperti kesaksian hidupnya, karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Dalam kebaktian itu, Pendeta Edy juga didampingi oleh Bunda Charlot (Ketua Persekutuan Doa Rutan Polda Metrojaya), serta Ev Celia Budiman (Pemimpin Pujian), dan Pdt. Lutherius Nehe (Pemain Musik) serta sejumlah pengurus jurnalis yang tergabung dalam Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (Perwamki). (David)