Logo Kamis, 26 November 2020
images

Pdt. Mulyadi Sulaeman, Gembala Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesia (GSPDI) jemaat Filadelfia Bellezza Permata Hijau, Jakarta selatan

JAKARTA, MAJALAHREFORMASI.com- Pandemi covid-19 bukan saja mengubah prilaku dan tatanan kehidupan manusia juga memberikan dampak kepada sektor lainnya sperti ekonomi, bisnis, parawisata, olah raga bahkan berdampak dalam kehidupan keagamaan seperti Gereja.

Gembala Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesiaia (GSPDI) jemaat Filadelfia Bellezza Permata Hijau, Jakarta selatan, Pdt. Mulyadi Sulaeman mengutarakan hal yang serupa akibat wabah ini semua gereja di seluruh dunia termasuk Indonesia tertutup untuk melakukan peribadatan dan pelayanan lainnya secara langsung.

Dan, ini awalnya menimbulkan kepanikan di semua gereja termasuk tempatnya tetapi memasuki bulan ketiga jemaat gereja sudah mulai beradaptasi.

"Saya percaya semua gereja sudah mulai beradaptasi saat ini dan memiliki cara baru apalagi menurut WHO pandemi ini tidak akan selesai dalam waktu singkat. Semoga vaksinnya sudah ditemukan maka keadaan bisa back to normal," ujarnya.

Tak pelak lagi, dampak Pandemi ini juga mengakibatkan perubahan pendapatan gereja. Ia mengatakan hal itu karena jemaat mengalami kesulitan, akibat di PHK, ekonomi yang melambat sehingga mengakibatkan bisnis yang berkurang.

Tentu hal ini akan mempengaruhi kesadaran jemaat untuk mengembalikan persepuluhan, persembahan, dukungan-dukungan dana sampai janji iman akan akan berdampak. Akibat jemaat sedang struggle mempertahankan kehidupannya sendiri.

Tetapi, Pdt Mulyadi melihat sebenarnya terjadi keseimbangan, dahulu biaya yang besar harus dikeluarkan untuk biaya sewa gedung, biaya operasional dan biaya lainnya termasuk pelayan musik menjadi berkurang.

"Sehingga kalau incomenya berkurang costnya juga berkurang sehingga ada ada keseimbangan, itu yang saya sebut pemeliharaan Tuhan dalam segala hal," terangnya.

Setiap gereja saat ini pasti mengalami masalah yang berbeda tetapi ia percaya persoalan apapun yang terjadi dalam tubuh gereja imbas dari pandemi ini, pelayanan dan pekerjaaan Tuhan akan tetap berjalan.

Wabah ini juga sering dikaitkan dengan cerita-cerita alkitab yang kebanyakan karena murka Allah dan juga teori konspirasi menjawab ini ia mengatakan bahwa tidak mau berkomentar atas hal itu.

"Saya menyarankan agar umat Tuhan tidak terlampau jauh berfikir akan hal itu yang berakibat kita yang sudah pusing dengan keadaan sekarang, ditambah bingung pula dengan kekwatiran itu," imbuhnya.

Menurut dia, lebih baik saat ini adalah waktu digunakan untuk mencari wajah Tuhan meminta ampun dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat sebagaimana di tuliskan dalam 2 Tawarik 7:14 yang menjadi pokok doa diseluruh dunia dan Tuhan akan mendengar dari surga serta memulihkan negri ini.

Masa Depan Gereja
Hamba Tuhan yang ramah ini mengajak anak-anak Tuhan untuk lebih mengevaluasi dan mendekatkan diri kepada Tuhan yang telah menebus dosa umat manusia.

Ia percaya masa depan gereja kedepan akan selalu ada didalam rencana Tuhan seperti yang tertulis di dalam Yeremia 29:11: 'Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.'

Akan ada masa revival atau masa penuaian besar dan kebangunan rohani.

Biarlah, hal ini diimani oleh semua umat Tuhan dan percaya ada sesuatu yang sedang Tuhan kerjakan dibalik ini.

Lebih jauh ia menuturkan bahwa, saat ini Gereja-gereja rumah bertumbuh pesat diseluruh dunia tiap rumah tangga menjadi pusat pujian dan penyembahan, dunia digital akan semakin berperan di Gereja masa depan.

"Harapan saya tetaplah setia mengiring Tuhan dan beribadah walaupun belum bisa tatap muka. Jadikan tekhnologi seperti video call, google meeting kesempatan untuk bersekutu dengan Tuhan. Sebab firmannya dalam 1 Timotius 4:8, bahwa ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup saat ini maupun untuk hidup yang akan datang. Tetaplah setia dan kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kita semua," pungkasnya. (DAVID)