Logo Sabtu, 18 September 2021
images

Jefry Tambayong

MAJALAHREFORMASI.com - Ketua Umum Gerakan Mencegah dan Mengobati (GMDM), Jefry Tambayong, SH mengatakan keprihatinannya atas penangkapan dari komika Coki Pardede terkait kasus penyalahgunaan narkoba. "Saya sangat prihatin dengan kejadian ini namun harap di ingat, semua orang bisa berpeluang terkena narkoba," jelas dia kepada majalah reformasi.com saat ditemui di kantornya, Jumat (3/9) siang.

Menurut pria yang juga  Ketum FOKAN tersebut Coki adalah korban. Dia perlu direhabilitasi segera, jadi bukan untuk dihakimi dan dihukum agar dia bisa segera pulih kembali.

Lebih lanjut, saat ditanya pendapatnya bahwa Coki menyuntikkan sabu lewat tubuh bagian dubur, Jefry menegaskan hal yang tak lazim itu biasa terjadi bagi pecandu yang mengalami ketergantungan.

"Namanya pecandu pasti kejiwaannya juga sudah terganggu," tandasnya.

Berdasarkan pengalamannya, ia mengatakan hal -hal seperti itu kerap terjadi bagi dunia pecandu. Mereka akan melakukan uji coba untuk sekedar mendapatkan sensasi yang lebih kuat. Namun itu semua diluar kendali mereka.

"Saya pastikan itu diluar akal sehatnya karena mereka sudah dikendalikan oleh narkoba sehingga korban harus segera di rehabilitasi," tutur dia.

Jefrey berharap ada peran serta masyarakat termasuk sinergi antara BNN, Polri, tokoh agama dan masyarakat semakin ditingkatkan. " Mari kita bersatu, perang terhadap narkoba," kata Jefrey. 

Sebelumnya, Komika Coki Pardede  ditangkap Polisi di rumahnya di daerah Pagedangan, Tangerang, Rabu (1/9) karena diduga mengkonsumsi narkotika berupa sabu. (David)