Logo Senin, 5 Desember 2022
images

MAJALAHREFORMASI.com - Ketua umum Relawan FOREDER Aidil Fitri memberi respons atas pernyataan Budi Arie selaku ketua umum Projo yang mengatakan bahwa seluruh relawan satu suara menginginkan Jokowi menjabat kembali 3 (Tiga) periode.

Hal itu dikatakannya pada saat acara MUSRA di Bandung yang dihadiri langsung Jokowi pada 27 Agustus yang lalu.

Aidil Fitri menilai dan memandang bahwa apa yang diucapkan oleh Projo sangatlah mengada-ada. Hal tersebut, menurut Aidil, tidak sesuai dengan perkataan Jokowi yang jelas-jelas menolak perpanjangan masa jabatan 3 periode. 

Itu artinya, ujar Ketum Foreder, Projo tidak taat dan menentang arahan Jokowi. "Budi Arie sudah memperalat Jokowi untuk kepentingan pribadinya dan ini sangat berbahaya bagi seorang presiden yang mau di pakai sebagai alat pertaruhan oleh relawannya sendiri yang mengatasnamakan Projo," tegas Aidil kepada wartawan di Jakarta.

Bahkan sebelumnya, ungkap Aidil, Ketum Projo Budi Arie mengatakan semua relawan sepakat Jokowi melanjutkan masa jabatan hingga tiga periode dan mengganggap Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) seharusnya tak perlu dilanjutkan. 

"Lanjut apa enggak? [Relawan] mau lanjut, Pak, tapi konstitusi gimana? Kayaknya Musra sudah berakhir dengan kesimpulan lanjutkan, Pak," kata Budi kepada Jokowi dalam Musra yang digelar di Bandung.

Aidil dengan tegas mengingatkan bahwa pada kenyataannya tidak semua relawan setuju dengan ucapan dan kemauan Budi Arie dan Projo. "Ingat anda sebagai wakil menteri PPDT bukan berarti setiap pikiran dan ucapan yang mengatasnamakan relawan mewakili semua relawan Jokowi, Projo dan Budi Arie itu hanyalah segelintir," ungkap Aidil.

"Asal tahu ya, di luaran sana ada 2000 lebih organisasi relawan Jokowi yang telah berjuang memenangkan pak Jokowi, mereka sudah terbukti sumbangsih nya luar biasa untuk memenangkan Jokowi di 2014 dan 2019, jadi jangan mengatasnamakan semua relawan dalam hal Jokowi 3 periode itu," beber dia kembali.

Aidil menghimbau agar para relawan mendukung penuh Jokowi termasuk alam demokrasi yang sudah berlangsung pasca reformasi 98. Dalam artian, seluruh elemen masyarakat taat konstitusi.

Sangat jelas, tegas Aidil, Budi Arie dan Projo bukan mewakili semua relawan. Aidil pun menyatakan bahwa Ketua umum Projo tersebut sedang menghayal dan cenderung tidak paham proses UU di DPR RI sebagai badan lembaga pembuat dan pengesahan tersebut. Wacana 3 periode ini sangat mustahil untuk diwujudkan. 

"Menurut saya saat ini pak Jokowi bisa berperan banyak di dalam memilih dan mengarahkan siapa-siapa calon penerus beliau ada banyak calon pemimpin bangsa yang bisa pak Jokowi endorse misalnya: Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Prabowo Subianto, Risma Sandiaga Uno, Mahfud MD, serta Airlanga," terang Aidil.

"Kami relawan FOREDER sangat menolak dan tidak setuju dengan perkataan Budi Arie dan Projo mengatakan seluruh relawan satu suara dukung Jokowi untuk masa jabatan 3 periode tersebut."

Seharusnya sebagai unsur atau bagian dinamika politik di negeri ini, sudah saatnya mencari pemimpin baru yang kinerjanya paling tidak mendekati atau lebih baik dari Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang. (Red)