Logo Kamis, 26 November 2020
images

MEDAN, MAJALAHREFORMASI.com- Setelah sukses mengadakan Diskusi Virtual dengan tema, Anak Muda dan Industri Kreatif beberapa saat lalu, kini GMKI Komisariat UMA kembali menyoroti hal penting untuk menghadirkan ide dan gagasan serta membangun gelora untuk menunjang kreatifitas Pemuda. Dengan mengangkat tema yang sama yaitu “ Anak Muda & Industri Kreatif II” pada hari Minggu, 8 November 2020 .

Dalam diskusi virtual tersebut ada sejumlah narasumber yang berpartisipasi langsung mengisi acara tersebut diantaranya, Asisten Deputi Kewirausahaan KEMENPORA RI, Drs Imam Gunawan, MAP. Daniel Ompusunggu, Founder Jabu Sihol. Noka Siboro, Pengusaha Kopi dan Founder Intuitif Roastery. Ginda Purba, Founder Tamma Koffe Farmer. Dan sekaligus di moderatori oleh Leonardo Tampubolon, Wakil Sekretaris Pendidikan Kader GMKI UMA.

Fransiscus Bonahara Damanik selaku Ketua GMKI UMA dalam kata sambutannya menyampaikan, kita fokus tentang akan hal ini karena ditengah situasi unpredictable saat ini gagasan kreatif sangat diperlukan ditengah medanlayang kita.

Fransiscus juga mengajak, agar mereform ulang pola gerakan kita menjadi pola gerakan yang dikemas secara kreatif agar tampak hidup pelayanan kita bagi banyak orang.

Dalam acara yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Daniel Ompusunggu menuturkan setelah beberapa menit memperkenalkan dan mengajak jalan jalan sekitaran Jabu Sihol, dalam berkarya there is not superman yang ada itu adalah superteam.

Sedangkan Noka Siboro dalam paparannya, menguatkan mental diri dahulu, kenali lingkungan, kemudian kolaborasi selanjutnya, lalu terjun. Hal itupun senada dengan apa yang disampaikan oleh Ginda Purba, Ia mengajak kita agar dapat mengenal sekitar kita “Kenapa kita mikiri keju, kalau daerah kita subur singkong?”.

Di lain hal, Imam Gunawan memberikan teknik dasar dalam bewirausaha, yaitu mencukupi pengetahuaan, memaksimalkan skill berdasarkan analisis, menyiapkan sikap, selanjutnya kerangka berpikir, mentor, pemetaan serta akses.

Acara ini kemudian ditutup dengan kesimpulan oleh moderator dan doa, seperti kebiasaan yang dilakukan oleh GMKI Komisariat UMA. (David)