Logo Minggu, 14 Agustus 2022
images

MAJALAHREFORMASI.com - Julie Widjaja sudah menekuni dan berprofesi menjadi seorang disc Jockey atau DJ selama sepuluh tahun. Ia adalah salah satu dari sejumlah female DJ tanah air saat ini. Julie mengakui profesi DJ dahulu banyak didominasi oleh kaum Adam namun saat ini sudah banyak wanita yang terjun sebagai DJ profesional.

Ketertarikan Julie pada dunia DJ berawal dari iseng dan mulai mencoba-coba. "Saya memang dasarnya suka musik dan punya banyak teman DJ," tutur dia bercerita.

Dalam berkarier DJ Julie mengungkapkan bahwa profesi ini tidak selalu terlibat dengan narkoba dan seks bebas. "Orang bisa menilai bagaimana kehidupan saya, kita terbuka kok, tidak aneh-aneh," imbuhnya.

Setiap penampilannya boleh dikatakan memiliki kesan seksi, DJ Julie menegaskan bahwa apa yang dikenakannya masih dalam kewajaran. "Silahkan sexy tetapi yang penting jangan murahan dan tidak neko-neko," jelasnya.

Seorang DJ seperti halnya dengan profesi lainnya tentunya mempunyai ciri khas dan sentuhan sendiri bagi pengemarnya. Begitupun bagi DJ yang berparas cantik ini dia mengaku dalam setiap sajian musiknya seperti sedang bercerita, awalnya pelan dan hingga puncaknya.

Saat ditanya persiapan apa saja yang perlu dilakukan untuk menjadi seorang DJ, DJ Julie mengatakan diantaranya: Mempunyai pengetahuan lagu karena jika mempunyai variasi dan koleksi lagu banyak akan membantu dalam setiap penampilan.

Lalu, memiliki pemahaman pada setiap lagu, jadi bukan sekedar enak di dengar saja namun mengerti karakternya.

Setelah itu harus menguasai alat DJ dengan memperbanyak latihan.

Dan terakhir disamping punya jejaring harus senantiasa bersikap profesional terutama mengenai waktu. "Saya satu jam sebelum manggung sudah berada di lokasi," kata dia.

Ditengah kesibukannya sebagai DJ dan seorang pengusaha, DJ Julie mempunyai tips khusus menjaga kebugarannya, yakni: rutin nge-gym empat kali seminggu, hari Minggu bersepeda serta  selalu berpikir positif. (David)