Logo Minggu, 25 Oktober 2020
images

DR. John N Palinggi, MM, MBA saat diwawancarai dikantornya

Covid-19 ini bukan saja membahayakan bagi kesehatan manusia tetapi dampaknya yang sangat serius adalah terganggunya perekonomian negara-negara dunia yang saling membutuhkan.

JAKARTA, MAJALAHREFORMASI.com - Timbulnya virus Corona (Covid -19) yang berasal dari kota Wuhan, China  sangat mengejutkan bahkan tidak ada yang menyangka. Belum adanya serum atau obat yang bisa menyembuhkan korbannya menjadikan virus ini sangat berbahaya dan penyebarannya sangat luas sekali. Iran adalah negara kedua setelah China yang paling banyak terinfeksi virus ini. Bahkan salah satu penasehat tertingi Iran sudah menjadi korban keganasan wabah ini.

Seberapa besar pengaruhnya kepada perekonomian global, menurut pengusaha nasional, John Palinggi jelas berpengaruh. Seperti diketahui China adalah pemasok terbesar kebutuhan dunia termasuk dalam negeri. Pemerintah disana telah mengkarantina beberapa kota guna mencegah penyebarannya. Sehingga terjadi penundaan produksi dan banyaknya akses yang ditutup.

Bahkan, imbuhnya perhari ini indeks saham gabungan jatuh sampai dua digit. Saham-saham pemain besar seperti BCA, Mandiri dan lainnya anjlok. "Hal ini sangat menyulitkan kita karena mata rantai suplai adalah merupakan salah satu kesatuan sehingga salah satu terganggu maka akan berimbas," ungkap Pebisnis yang pernah mendapat penghargaan dari ASEAN Devolepment Citra Award 2004-2005 ini sebagai tokoh berprestasi tingkat ASEAN.

Bukan hanya itu, kata John, industri pariwisata juga terkena paling besar dampaknya. Pasalnya penurunan okupansi hotel mencapai 40%. Ia juga membeberkan bahwa tiga hari yang lalu ada sekitar 40.000 wisatawan manca negara yang membatalkan kedatangannya ke Bali. Australia bahkan sudah mengeluarkan travel warning bagi warganya untuk datang ke Indonesia. Melemahnya pariwisata juga akan berdampak ke bisnis retail, travel dan penerbangan.

"Saya sendiri sudah terkena dampaknya dua hari yang lalu saya mau ke China untuk proyek tenaga listrik tenaga uap di Poso tetapi di canceled. Padahal investasi sekitar 65 Juta USD, jadi tersendat."

"Beberapa minggu yang lalu saya juga mau ke Taiwan ketemu mitra kita salah satu bank ternama disana itu pun juga ditunda, minimal sebulan."

Ketua Umum Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (ARDIN) ini juga memberi pandangannya bahwa satu sisi ini adalah ancaman terhadap kehidupan dan perekonomian tetapi lain sisi ada pesan khusus. Akibat umat manusia sudah terlalu banyak melakukan kejahatan yang dilakukan, seperti kejahatan kemanusiaan, menghina sesama, membunuh dan mencuri.

Kendati demikian, menurutnya jika manusia segera bertobat dan menjaga hidupnya maka ia akan lolos dari penyakit ini. Wabah ini adalah semacam seleksi atau filter siapa yang berada di dalam pertobatan maka ia akan lolos dan sebaliknya.

Kalau dikaitkan dengan Mazmur 91 sebetulnya semua itu tidak akan menimpanya tetapi ada syaratnya, tidak serta merta berlaku bagi orang yang tidak menjaga kehidupannya. "Saya percaya janji Tuhan seperti di Mazmur 91 tetapi itu bagi orang yang benar yang senantiasa hidup dalam pertobatan, tidak berlaku bagi orang yang hidup sembarangan ," paparnya. (DAVID)